Rabu, 20 November 2013

SAP HR Unit 6


1. The SAP Human Resource processes include:
  • Recruitment
  • Hiring
  • Personnel Cost Planing
  • Payroll Administration
2. The SAP HR Organizational Plan typically represents an organizations: Department Structure

3. A company's organizational plan may consist of all the following SAP objects, except: Controlling Area

4. Which of the following are SAP HR Recruitment functions?
  • Entry and maintenance of applicant data
  • Comparison of position requirements to applicant's qualifications
  • Correspondence - via standard, modifiable SAP documents
5. What are the page of the personnel file that make up an employee's Maters Data record, that are created via a personnel action are called? Info types

6. Which of the following methods are used by the SAP Time Management system for recording employee's absences and attendances? 
  • SAP HR system entry by time administrators
  • SAP Cross - Application Time Sheet (CATS)
  • Employee Self - Service (ESS) applications
  • Via customer systems with an interface to the SAP system

Selasa, 19 November 2013

Perekrutan Tenaga Kerja dan Peningkatan SDM PT. Unilever

Bagi PT. Unilever, karyawannya merupakan aset terpenting bagi perusahaan. Di bidang Sumber daya Manusia (SDM), perusahaan sendiri akan mengadakan pengembangan potensi masing-masing individu, pembinaan tim, suksesi dalam perencanaan, pengembangan potensi masing-masing individu, pembinaan tim, suksesi dalam perencanaan, pengembangan model-model manajemen yang tepat guna, kepemimpinan dan memotivasi karyawan agar mereka mempunyai komitmen terhadap semua tujuan Unilever serta tujuan mereka sendiri terkait dengan efektivitas organisasi.

PT. Unilever Indonesia sendiri telah mengadakan perekrutan tenaga kerja. Unilever Indonesia berdiri sejak 5 Desember 1933 dan telah berkembang menjadi perusahaan terkemuka Home dan Personal Care serta Foods dan produk Ice Cream di Indonesia. Portofolio Unilever Indonesia mencakup banyak merek dunia paling dikenal dan dicintai, seperti Pepsodent, yang Pond, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Wall, Blue Band, Royco, Bango dan banyak lagi.
Unilever Indonesia memiliki enam pabrik di Jababeka Industrial Estate, Cikarang, Bekasi dan dua pabrik di Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, dengan kantor pusat di Jakarta. Produknya terdiri dari sekitar 32 merek kunci dan 700 SKU yang dijual melalui jaringan distributor independen sekitar 370 mencakup ratusan ribu outlet di seluruh Indonesia. Produk didistribusikan melalui pusat distribusi sentral sendiri, gudang satelit, depot dan fasilitas lainnya.
Sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia barang konsumen, Unilever Indonesia menawarkan orang-orang dengan bakat, semangat dan integritas sesuatu karir terbaik di dunia.

Senin, 18 November 2013

Pemasaran PT UNILEVER

       Dalam PT Unilever Indonesia, promosi yang dilakukan paling banyak melalui media elektronik. Namun dalam kehidupan sehari-hari promosi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia tidak hanya lewat media elektronik tetapi banyak juga melalui media cetak, sponsorship, mengadakan event-event yang memasukkan produk-produk dari PT. Unilever seperti Kecap Bango, Pepsodent, Shampo Pantene, dan lain-lain. Karena jika promosi yang dilakukan hanya melalui media elektronik maka PT. Unilever Indonesia tidak mendapatkan keuntungan yang optimal. Masyarakat di Indonesia terdiri dari berbagai kalangan dan tingkatan sosial yang beragam. Jika perusahaan tidak bisa menyentuh hati masyarakat semua kalangan maka perusahaan tidak dapat berkembang pesat. Makna dari iklan yang ditawarkan oleh perusahaan juga harus bisa dipahami oleh berbagai kalangan, karena iklan adalah salah satu cara promosi yang bisa dilakukan oleh perusahaan agar dapat memperoleh keuntungan yang optimal.

       Selain melalui iklan elektronik proses pemasaran yang dilakukan Unilever juga menggunakan berbagai cara, diantaranya dengan berbagai program pemasaran yang dapat menarik perhatian pelanggan. Kupon belanja gratis produk unilever adalah salah satu cara promosi yang dilakukan oleh Unilever, selain itu diskon-diskon yang diberikan juga banyak menarik perhatian pelanggan yang berasal dari kalangan masyarakat menengah kebawah.

Minggu, 17 November 2013

TUJUAN PT.UNILEVER INDONESIA


            Tujuan kami di Unilever, memenuhi kebutuhan sehari-hari setiap anggota masyarakat di manapun mereka berada, mengantisipasi aspirasi konsumen dan pelanggan, serta menanggapi secara kreatif dan kompetitif dengan produk-produk bermerek dan layanan yang meningkatkan kualitas kehidupan.Akar kami yang kokoh dalam budaya dan pasar lokal di dunia merupakan warisan yang tak ternilai dan menjadi dasar bagi pertumbuhan kami di masa yang akan datang. Kami akan menyertakan kekayaan pengetahuan dan kemahiran internasional kami dalam melayani konsumen lokal, sehingga menjadikan kami Perseroan multinasional yang benar-benar multi-lokal. Keberhasilan jangka panjang kami menuntut komitmen yang menyeluruh terhadap standar kinerja dan produktivitas yang sangat tinggi, terhadap kerja sama yang efektif, dan kesediaan untuk menyerap gagasan baru serta keinginan untuk belajar secara terus-menerus.Kami percaya bahwa keberhasilan memerlukan perilaku  korporasi yang berstandar tinggi terhadap karyawan, konsumen dan masyarakat, serta dunia tempat kita tinggal. Inilah jalan yang ditempuh Unilever untuk mencapai pertumbuhan yang langgeng dan menguntungkan bagi usaha serta  tercapainya nilai jangka panjang yang berharga bagi para  pemegang saham serta seluruh karyawan Unilever.

Sabtu, 16 November 2013

Fokuskan Pengembangan pada SDM dan Brand

Pola-pola profesional Indonesia dalam merintisi karier hingga mencapai posisi puncak di perusahaan multinasional beragam. Ada yang mengawali karier dari bawah hingga menjadi Presiden Direktur atau Chief Executice Officer (CEO). Contoh, pengalaman Maurits Lalisang, CEO PT Unilever Indonesia Tbk.
Saya mulai meniti karier di Unilever Indonesia pada tahun 1980, dimulai dari posisi bawah, yakni sebagai management trainee di divisi sales. Pada tahun 1991 saya diangkat sebagai Sales Director , dan saya juga pernah ditugaskan di Inggris sebagai Global Marketing Manager untuk Laundry,” kata Maurits mengenang.
Selanjutnya, tahun 1998 Maurits kembali ke Indonesia dan diangkat sebagai direktur untuk divisi HomeCare. Kemudian, tahun 2001 diangkat sebagai sebagai Director of Foods Division dan tahun 2003 menjadi External Relations / CSR Director. Dia dipercaya menjadi Presiden Direktur Unilever Indonesia sejak tahun 2004.
Saat mengawali karier di Unilever Indonesia, konsentrasinya adalah mengerjakan tugas sebaik-baiknya dan terus menerus belajar serta mengembangkan diri untuk membangun fondasi yang kuat akan pemahaman bisnis. Semakin kuat fondasi yang di miliki, semakin lancar pula perjalanan karir. Dia percaya, peluang karier akan selalu terbuka seiring dengan tumbuhnya perusahaan dan berkembangnya pengetahuan dan kemampuan.
Karena itu, sangat penting baginya untuk terus mengembangkan diri agar menjadi benar-benar piawai dalam bidang apapun yang kita lakukan. Bukan saja dalam kemampuan teknis, melainkan juga dalam aspek kepemimpinan / leadership. Ini merupakan proses yang tidak singkat. “Saya percaya bahwa mencapai posisi puncak sebagai pemimpin bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dengan cara instan,” dia menegaskan.

Jumat, 15 November 2013

Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia

Kegiatan manajemen sumber daya manusia berkisar pada pengadaan, penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia. Agar ketiga pokok kegiatan tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang handal. Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM, rekrutmen, seleksi dan orientasi. Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggung jawabnya. Juga perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan, supervisi, penilaian kinerja, imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. Terakhir, pada tahapan pemeliharaan sumber daya manusia tujuannya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja.
Salah satu kekuatan Unilever ada pada kualitas sumber daya manusia. Unilever secara rutin merekrut lulusan baru dari universitas terkemuka. Setelah itu diberikan pelatihan sistem produksi, pemasaran dan keuangan selama tiga bulan. Mereka tidak langsung kerja tetapi ditraining terlebih dahulu di berbagai bidang seperti manufaktur, pemasaran, penelitian dan pengembangan. Saat ini tenaga kerja yang diserap oleh Unilever secara langsung berjumlah 3.000 orang ini belum termasuk tenaga kerja tidak langsung. Total tenaga kerja yang terserap berjumlah 25.000 orang. Jika diansumsikan satu orang memiliki empat anggota keluarga maka perusahaan menanggung nasib sekitar 100.000 orang.

Kamis, 14 November 2013

TUJUAN PT.UNILEVER INDONESIA

Tujuan kami di Unilever, memenuhi kebutuhan sehari-hari setiap anggota masyarakat di manapun mereka berada, mengantisipasi aspirasi konsumen dan pelanggan, serta menanggapi secara kreatif dan kompetitif dengan produk-produk bermerek dan layanan yang meningkatkan kualitas kehidupan.Akar kami yang kokoh dalam budaya dan pasar lokal di dunia merupakan warisan yang tak ternilai dan menjadi dasar bagi pertumbuhan kami di masa yang akan datang. Kami akan menyertakan kekayaan pengetahuan dan kemahiran internasional kami dalam melayani konsumen lokal, sehingga menjadikan kami Perseroan multinasional yang benar-benar multi-lokal. Keberhasilan jangka panjang kami menuntut komitmen yang menyeluruh terhadap standar kinerja dan produktivitas yang sangat tinggi, terhadap kerja sama yang efektif, dan kesediaan untuk menyerap gagasan baru serta keinginan untuk belajar secara terus-menerus.Kami percaya bahwa keberhasilan memerlukan perilaku  korporasi yang berstandar tinggi terhadap karyawan, konsumen dan masyarakat, serta dunia tempat kita tinggal. Inilah jalan yang ditempuh Unilever untuk mencapai pertumbuhan yang langgeng dan menguntungkan bagi usaha serta  tercapainya nilai jangka panjang yang berharga bagi para  pemegang saham serta seluruh karyawan Unilever.